8 Transfer Paling Aneh yang Pernah Dilakukan Klub-klub Papan Atas

8 Transfer Paling Aneh yang Pernah Dilakukan Klub-klub Papan Atas

Juventus memiliki Mirko Vucinic, Nicolas Anelka, Fabio Quagliarella, Alessandro Matri, tapi, mereka masih tetap mendatangkan Nicklas Bendtner dengan status pinjaman dari Arsenal.

Hasilnya sudah ditebak. 'Lord' Bendtner jarang bermain dan lebih banyak menghangatkan bangku cadangan, meski pada akhir musim Juventus memenangi Scudetto.


Perjudian dilakukan oleh Juventus di tahun 1999 ketika merekrut gelandang berusia 20 tahun, Ronnie O'Brien. Dia datang dengan status free agent setelah kontraknya berakhir dengan Middlesbrough.

Bianconeri boleh jadi berharap talenta O'Brien yang bermain dengan Damien Duff dan Robbie Keane di Timnas Republik Irlandia U16 berkembang. Tetapi faktanya, O'Brien tak mampu bersaing dengan kemewahan skuat Juve dan dilepas ke FC Dallas, setelah sebelumnya dipinjamkan ke AC Lugano, Crotone, Lecco, dan Dundee United.

1. Nicklas Bendtner


Pemain flop terbesar Madrid  dan juga transfer aneh yang pernah terjadi di dalam sejarah klub. Bagaimana tidak, El Real sedianya memiliki Sergio Ramos, Michel Salgado, dan Miguel Torres untuk bermain sebagai bek kanan, namun mereka tetap merekrut Julien Faubert.

Bek kanan asal Prancis dipinjam Madrid dari West Ham United dan hanya bermain dua kali. Saat ini, Faubert bermain untuk Pusamania Borneo FC pada usia 34 tahun.

2. Ronnie O'Brien


Gelandang bertahan asal Brasil datang ke Chelsea di tahun 2008 dari Hertha Berlin. Mineiro datang untuk melapis Michael Essien yang cedera, namun pada kenyataannya, kehadiran Mineiro sedianya tidak terlalu dibutuhkan karena Chelsea masih punya John Obi Mikel.

Benar saja. Sepanjang musim 2008/09, Mineiro hanya bermain dua kali dengan Chelsea dan akhirnya dijual di musim berikutnya. Mineiro bermain dengan Schalke 04 dan TuS Koblenz sampai pensiun di tahun 2012.

3. Julien Faubert


Dong Fangzhuo menjadi pemain Asia Timur pertama yang bergabung dengan Man United ketika datang dari Dalian Shide di tahun 2004. Dibeli seharga 500.000 poundsterling, harga itu bisa meningkat dengan beberapa variabel, meliputi performa.

Ferguson memang terkenal sebagai manajer yang pandai melihat talenta muda, namun untuk urusan Fangzhuo, tunggu dulu. Fangzhuo termasuk salah satu flop player terbesar Man United dan fans masih bingung dengan keputusan klub saat mendatangkannya kala itu.

4. Mineiro


Man United sempat bingung ketika Cristiano Ronaldo hengkang di tahun 2009 ke Real Madrid. Pencarian terus dilakukan untuk mengisi kepergiannya dengan mendatangkan pemain-pemain yang menjadi pemain flop seperti Gabriel Obertan dan Bebe.

Nama yang disebut terakhir datang di tahun 2010 dari Vitoria de Guimaraes. Sir Alex Ferguson, manajer Man United kala itu, hanya melihat permainannya melalui rekaman video. Benar saja, Bebe gagal total dengan Man United dan transfernya menjadi satu kegagalan besar klub sampai saat ini. Bebe masih aktif bermain dengan Eibar.

5. Dong Fangzhuo


Tidak ada angin tidak ada badai, Chelsea  tiba-tiba merekrut bek tengah asal Senegal, Papy Djilobodji, dari Nantes dan dikontrak selama empat tahun pada musim panas 2015. Padahal kala itu, Chelsea masih memiliki Kurt Zouma, Gary Cahill, John Terry, dan Branislav Ivanovic untuk bermain sebagai bek tengah.

Jalan karier Djilobodji pun bisa ditebak. Alih-alih menjadi bek tangguh seperti kompatriotnya, Kalidou Koulibaly, Djilobodji justru dipinjamkan Chelsea ke Werder Bremen sebelum dijual permanen di musim berikutnya ke Sunderland.

6. Bebe


Pasca merekrut Diogo Dalot dan Fred, Manchester United  mendapatkan ... Lee Grant. Siapa dia? Bagi yang belum mengetahuinya, Grant kiper berusia 35 tahun (ya, 35 tahun) yang datang dari Stoke City dan dikontrak selama dua tahun.

Sepanjang kariernya, Grant hanya bermain untuk tim-tim semenjana seperti Derby County, Oldham Athletic, Burnley, Sheffield Wednesday. Ditambah fakta Man United memiliki dua kiper top, David De Gea dan Sergio Romero, kehadiran Grant jelas mengundang pertanyaan yang banyak ditanya fans United.

7. Papy Djilobodji


Bursa transfer seringkali menghadirkan cerita yang unik. Unik dalam artian: transfer yang tidak diprediksi atau diduga datangnya, hingga masuk kategori aneh.

Transfer aneh terjadi jikalau satu klub - khususnya klub besar - merekrut pemain yang tidak diduga sebelumnya, plus pemain tersebut sedianya tidak perlu-perlu amat didatangkan. Delapan pemain di bawah ini mungkin bisa jadi contoh transfer aneh tersebut.

8. Lee Grant

Sumber 




Contact Us

Name

Email *

Message *